STRATEGI DIGITAL MARKETING DI ERA SOCIETY 5.0 BEKAL BISNIS UNTUK PARA SANTRIPRENENUR

LPK Pembangunan | 2021-01-16 10:01:49 hits : 175

Landasan kegiatan ini lantaran pesantren sudah menjadi salah satu institusi penting dalam melahirkan para wirausahawan muda, yang akan berkontribusi secara lebih nyata bagi kemajuan ekonomi negeri ini dan sekaligus ikut mengurangi bertambahnya jumlah pengangguran kaum terdidik, yang cenderung terus meningkat jumlahnya.

Topik yang dibahas kali ini lebih berkaitan dengan strategi bisnis online dan tip-tip digital marketing di era society 5.0. Webinar ini dipandu langsung oleh Andhika Wijaya Kurniawan (Indonesia’s No.1 Digital Business Coach, World-class Entrepreneur Mentor & Successful Serial Entrepreneur). Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan kesungguhan dari para peserta baik luring ataupun daring.

Menurut Coach AWK, sapaan akrab Andhika Wijaya Kurniawan. Digital Marketing adalah aktivitas pemasaran (marketing) dan startegi pemasaran yang dilakukan atau diterapkan dalam industri digital atau menggunakan teknologi secara digital.

Sejalan dengan aksioma di atas, “Society 5.0” sendiri adalah konsep masa depan yang digagas oleh pemerintah Jepang yang mulai diperkenalkan pada Januari 2019 sebagai respons pemerintah Jepang terhadap revolusi industri 4.0 saat ini. Hadirnya era revolusi industri 4.0 (the industrial revolution 4.0.) yang menawarkan literasi baru yakni data, technology, dan human literation, sebagai sebuah tesis baru era teknologi digital, sejak tahun 2018 muncul anti tesis dari Jepang yang lebih menjunjung “manusia” di samping terjadinya revolusi data dan teknologi.

“Kalau jualan online, kalian harus observasi dahulu target marketnya. Pertama adalah product (Desain, teknologi, branding, value, kemasan produk, kualitas produk). Tahap kedua adalah place (lokasi, ritel, grosir, positioning market, chanel (saluran distribusi). Ketiga yaitu price (strategi, asumsi, kompasarasi pasar, psikologi pelanggan, faktor inflasi, harga bahan baku).

Dilanjutkan dengan people (para karyawan, mitra strategis, budaya organisasi, costumer service after sales). Lalu promotions (Iklan, diskon, momentum, spesial, affers, giveaway, endorsement, sales canvassing, direct mailing). Keenam adalah process (biasanya terkait dengan pelayanan perusahaan, bagaimana menjamin kepuasan pelanggan “quality assurance” dalam proses bisnis). Dan yang terakhir phyisical evidence (aset perusahaan, bangunan, kantor, fasilitas perusahaan, desain interior).” Terang Founder & Executife Chairman PT. Andhika Jaya Swakarsa.

Disamping mempresentasikan materinya. Coach AWK juga sempat menceritakan perjalanan karirnya mulai membangun bisnis. Pengalaman berbisnis dan track-record dalam aktivitas digital marketing membuat Coach AWK menjadi salah satu inspirasi bagi “Pengusaha Muda di Indonesia” yang pada tanggal 6 November 2014 mendapatkan Apresiasi “You Are The Inspirator” diberikan langsung oleh bapak Rudy Lim (Inspirator Muda No.1 Indonesia) dari RL International melalui program TV Show berjudul The Inspirator. Lebih lengkapnya silakan merujuk alamat web Andhikawijayakurniawan.com

“Ada 4 fondasi dasar digital marketing. Pertama, Search Engine Optimazation (SEO). Kedua, Buat Blog/Web. Ketiga, Email Marketing. Dan tahap terakhir adalah Social Media.” Lanjutnya memastikan. 

Tak terasa satu jam setengah Coach AWK memaparkan materinya. sampailah dipenghujung acara. Beliau membekali para peserta dengan satu pernyataan “Enterpreneur harus bisa menghitung kegagalan bukan keuntungan.”

Sales Funnel, Panduan Untuk Pemula Digital Marketing

Sales Funnel menurut Coach AWK juga termasuk hal terpenting dalam Digital Marketing. Karenanya Sales funnel adalah proses perjalanan konsumen dalam suatu rangkaian pemasaran yang divisualisasikan dalam bentuk seperti corong dengan tujuan untuk mengetahui banyaknya calon konsumen yang akhirnya melakukan pembelian. Sales funnel sendiri memiliki lima tahap penyaringan, yakni awareness, interest, Decision, intent, dan purchase. Berikut adalah tahapan-tahapan dalam sales funnel.

Tahap 1: Awareness

Awareness adalah salah kondisi ketika konsumen dapat mengenali dan mengingat sebuah merek, termasuk nama, gambar, logo, dan juga slogan-slogan tertentu yang digunakan oleh suatu brand. Pada tahap ini, Anda menawarkan solusi kepada calon konsumen atas masalah atau kebutuhan yang sedang mereka hadapi.

Contoh, ada orang yang sedang ingin bermain futsal, namun ia belum memiliki sepatu futsal. Kemudian orang tersebut melihat iklan Anda yang menjual sepatu futsal. Skenario yang diharapkan adalah orang tersebut akan mengingat merek Anda ketika dia membeli sepatu futsal.

Tahap 2: Interest

Pada tahap ini, calon pembeli menunjukkan ketertarikan terhadap produk atau jasa Anda. Mereka akan mem-follow media sosial atau melakukan subscribe emailKetika sudah menunjukkan ketertarikan, Anda perlu ‘melatih’ calon pembeli untuk terus mengunjungi konten yang Anda miliki. Untuk itu perlu membuat strategi marketing konten yang menarik agar mereka tetap berada pada funnel. 

Jika calon pembeli ‘diracuni’ terus menerus, mereka akan ingat dan terus terbayang dengan produk yang ditawarkan, hingga akhirnya sampai ke tahap berikutnya yaitu decision.

Tahap 3: Decision

Pada tahap ini, calon pembeli membuat keputusan untuk mengambil keuntungan dari solusi yang ditawarkan. Mereka lebih memerhatikan penawaran yang ada, termasuk pilihan-pilihan yang tersedia, hingga akhirnya memutuskan untuk membeli.

Namun, membuat calon pembeli hingga ke tahap ini tidaklah mudah. Selain membuat copy writing yang menarik, Anda harus memiliki review dan testimonial yang banyak dari pembeli. Ini adalah salah satu cara paling efektif untuk membuat orang memutuskan untuk membeli. Orang tidak akan membeli tanpa melihat review dari pembeli lain. Ketika memastikan produk yang ditawarkan benar-benar bagus dan tepercaya, orang akan semakin yakin untuk membuat keputusan, apalagi jika yang membuat review adalah orang terkenal dan berpengaruh.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah membuat video testimonial. Cara ini dipermudah dengan keberadaan Instagram. Sebagai salah satu media sosial paling efektif saat ini, Instagram mempermudah pemilik bisnis online untuk memasarkan produk mereka. Mereka bisa melakukan endorse kepada influencer terkenal untuk mempromosikan produk yang dimiliki melalui postingan di feed atau Instagram story. Seperti istilahnya, para influencer ini memiliki pengaruh luar biasa terhadap keberhasilan suatu bisnis. Jika seseorang melihat influencer yang mereka kagumi menggunakan produk tertentu, para pengikutnya akan terpengaruh dan kemungkinan mereka memutuskan untuk membeli semakin besar. Penggunaan Instragram adalah salah satu contoh funnel marketing yang efektif.

Tahap 4: Intent

Dalam tahap ini, Anda telah memiliki calon konsumen yang sudah sangat serius untuk melakukan pembelian. Beberapa dari konsumen potensial ini mungkin akan menghubungi Anda untuk menanyakan informasi tertentu yang tidak bisa mereka temukan di website Anda.

Jumlah konsumen potensial di tahap ini juga semakin mengalami penurunan, sebaliknya, peluang untuk mendapatkan penjualan justru semakin meningkat pesat.

Tahap 5: Purchase

Konsumen telah menentukan produk mana yang akan dibeli secara online di tahap terakhir iniMereka biasanya akan mencari penawaran terbaik yang ada, baik itu gratis ongkir, diskon, cashback, atau lainnya.

Konsumen yang sampai pada tahap ini adalah mereka yang telah melewati 4 lapisan sebelumnya dalam sales funnel. Ini juga merupakan kesempatan bagi Anda untuk menciptakan konsumen yang loyal. Caranya dengan memberikan dukungan atau jaminan setelah pembelian, misalnya garansi, layanan konsumen, 7 hari pengembalian, dan sebagainya. Dengan adanya layanan tersebut, mereka mungkin tidak akan ragu untuk merekomendasikan produk Anda ke orang-orang terdekatnya atau di media sosial pribadinya.
???????
Sumber :
https://mahadalyannur2.ac.id/2020/11/20/strategi-digital-marketing-di-era-society-5-0-bekal-bisnis-untuk-para-santriprenenur/